Rabu, 07 Januari 2015

SOSIALISASI POLITIK DAN PARTISIPASI POLITIK


 
  

    A. BATASAN SOSIALISASI DAN SOSIALISASI POLITIK

      Tatanan adalah suatu yang mapan atau tidak berubah rubah secara mendasar memang tatanan itu stabil dan tidak berubah Anselm Strauss menjelaskan bahwa setiap manusia mempunyai suatu tatananyang disepakti bersama sebagai dasar nya tidak ada tatanan yang permanen mutlak.
       Menurut Soetandyo secara jelas menyebutkan bahwa proses sosialisasi bisa dilakukan oleh
1.        Individu yang memiliki wibawadan kekuasaan atas individu yang disosialisasikan
2.        Individu yang punya kedudukan sedeajat atau kurang lebih sederajat dengan individu ditengah disosialisasi
     Komunikasi politik dalam proses sosialisai politik dilakukan oleh individu yang mensosialisasikan dan individu disosisalisasi komunnikatornya bisa macam macam, orang tua, guru kakak ataupun yang lainnya.
     Proses sosialisasi poltiknya bisa disengaja bisa pula tidak disngaja, saluran yang dipakai juga biasa macam macam pula , komunikasi politik juga menggunakan symbol yang macam macam tergantung kondisinya seperti bahasa perintah kial dan isyarat.

         B. POLA SOSIALISASI

     Kategori social brdasar pendapatan juga berpengaruh terhadap pengguna media keluarga yang berpendapatan tinggicenderung akan menggunakan media semakin banyak hal ini terjadi karena keluarga yang berpendidikan tinggi cenderung membutuhkan informasi lebih banyak dan lebih bervariaasi dibangdingkan keluarga miskin yang kurang pendidikan.
  Tabloid menaruh perhatian yang lebih besar dari pada permasalhan criminal cerita sensasi seks dan kehidupan rumah tangga dibandingkan surat kabar semua kecendrungan media ini tentu saja memiliki makna  yang signifikan bagi masyarakat yang menggunakannya atau sebaliknya karakteristik masyarakat berpengaruh terhadap karakter media yang melayani mereka.

              C PARTISIPASI POLITIK
 
    Partisipasi politik diartikan sebagai aktivitas warga Negara yang bertujuan untuk memengaruhi kebijakan politik , aktivitas warga Negara itu meliputi pemberian suara menandatangani petisi atau demonstrasi penutupan jalan.
     Partisipasi yang ada dlam suatu Negara akan menetukan suatu kualitas demokratis Negara atau pemerintahan yang adademokrasi tidak akan berfungsi tanpa aktivitas atau tindakan minimum yang dilakukan warga Negara dalam [partisipasi politik.
    Partisipasi berkambang tidak hanya dalam bentuk opini public tetapi gerakan gerakan yang sosial baru yang dilakukan oleh kelompok tertentu gerakan gerakan inilah yang kemudian juga yang dianggap partisipasi politik pada tahun 1970an dan 1980 an.

Related Posts

SOSIALISASI POLITIK DAN PARTISIPASI POLITIK
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Dapatkan Info Seputar Obbzs Web Via Email